Perkembangan dunia teknologi
komputasi dan informasi semakin maju seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Hal ini dapat diukur dari pesatnya teknologi informasi menggunakan internet. Masyarakat
menilai penggunaan internet saat ini dapat memudahkan mereka dalam mengakses informasi
bahkan dalam kegiatan bisnis atau pendidikan.
Di dunia internet,
sering kali kita melakukan aktifitas upload dan download dalam transportasi
data. Namun, masalah size data saat melakukan
proses tersebut banyak
mengalami kesalahan-kesalahan seperti gagalnya proses upload/download, file
atau informasi yang diinginkan atau yang dikirimkan mengalami kerusakan. Hal
ini tentu dapat mengganggu aktifitas kita, sehingga kita memerlukan aplikasi kompresi
untuk memadatkan file supaya berukuran lebih kecil. Beberapa alas an penggunaan
kompresi file yaitu :
2.
Mobilitas file-file yang sangat tinggi, sehingga file yang terkompresi dapat
dipindah dan dikirim ke siapapun yang memerlukan dengan cepat dan mudah;
3.
File yang terkompresi dapat memperlancar kegiatan di dunia maya;
4.
Dapat mempercepat aktifitas upload dan download, sehingga mengurangi penggunaan
bandwidth yang akan mempersingkat proses koneksi internet;
5.
Dapat menggabungkan beberapa file atau data menjadi satu.
Kompresi file adalah suatu cara untuk mengkodekan informasi dengan menggunakan bit yang
lebih rendah yang digunakan untuk memperkecil ukuran data agar dapat disimpan
dengan ruang penyimpanan yang kecil dan juga dapat mempersingkat waktu dalam
transfer data.
Tenik kompresi
file dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Lossy
Data-Compression
Lossy
data-compression masih memperbolehkan adanya kesalahan dalam proses kompresi atau dekompresi, selama kesalahan proses
tersebut tidak terlalu mengubah pola
pokok dari data yang dikompres. Teknik ini bisa menyebabkan data yang telah dikompresi berubah atau berbeda dari data yang
sebelumnya. Teknik ini sangat bagus digunakan untuk proses kompresi gambar atau
suara karena mempunyai derajat kompresi tinggi. Contoh: Mp3, Streaming Media,
JPEG, MPEG, dan WMA.
2. Lossless
Data-Compression
Lossless data-compression digunakan jika
kesalahan tidak boleh terjadi sama
sekali. Artinya data sebelum dikompres harus sama dengan data hasil dekompresi. Teknik ini mempunyai derajat kompresi yang rendah,
tetapi dalam proses ini data yang telah dikompresi tidak berubah dibandingkan
dengan data yang sebelumnya. Teknik ini sangat bagus digunakan untuk proses
kompresi basis data, dokumen, database, ataupun spreadsheet. Contoh: ZIP, RAR,
GZIP, dan 7-ZIP.
1. Zip File Format
Ditemukan oleh Phil
Katz untuk program PKZIP yang kemudian juga dikembangkan untuk WinZip, WinRAR,
dan 7-ZIP. Winzip mendukung beberapa format file
antara lain: arc, arj, b64, bhx, taksi, gz, hqx, LZH, mim, tar, Taz, tgz, tz,
uu, uue, XXE, z dan zip. Satu-satunya hal yang sangat bagus pada aplikasi WinZip adalah kecepatan winzip itu sendiri. Pada semua percobaan untuk video, audio, dan gambar serta text, winzip adalah yang paling cepat dalam waktu kompresi file.
2. RAR File
Merupakan singkatan dari Roshal Archive, ditemukan oleh
Eugene Roshal 10 Maret 1972 di Rusia. Winrar merupakan sebuah aplikasi pengarsipan file
shareware. WinRAR
mendukung format file berikut: rar, zip, taksi, ARJ, LZH, ace, 7-zip, tar,
gzip, uue, bz2, jar, iso, z dan akan mengkompresi file dalam bentuk rar, zip
dan untuk mengatur file.
3.
7Zip
7Zip adalah aplikasi gratis dan open source yang dikembangkan oleh Igor Pavlov. Aplikasi ini tidak seperti
WinZip dan WinRAR yang komersil dan berlisensi, 7Zip
merupakan aplikasi gratis dan open source yang artinya bebas digunakan,
dimodifikasi dan didistribusikan kembali. 7Zip dapat mendukung format Kompresi/dekompresi: 7z, XZ,
BZIP2, GZIP, TAR, RAR, ZIP and WIM.
Referensi :
http://www.mahanani.web.id/2012/11/pengertian-kompressing-file.html
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/KOMPRESI%20DATA_Eko.pdf
http://iatt.kemenperin.go.id/tik/fullpaper/fullpaper190_yudya_gunadarma_rev0105.pdf